Wednesday, December 31, 2008

PINKY BIKE


Mika in action with her Pinky Bike










Celotehan Malamnya Cici Mika :

"Happy New Year Mi....., Smoga Ka selalu jadi juara tahun depan ya mi....." - "Amiiiinnnn - Insya Allah sayang...."

Thursday, October 30, 2008

FOR SURE HONEY..... I LOVE U TOO







"Lihat coretan mika diatas, mimi jadi "feeling guilty" banget sama cici.... O God.. How could I don't trust her..??? what happen to me..?




Celotehan Malamnya Cici Mika :

2 malam ini gak ada celotehan2 ringan dari mika untuk mimi karena sudah 2 malam ini juga setiap mimi pulang kantor, mika sudah ada diatas tempat tidurnya dengan posisi siap untuk tidur dan keiknya dah gak mau diganggu....
Mimi baru sadar sekarang, mungkin ini adalah sikap protesnya dia ke mimi karena sudah marah sama dia tentang kumon n tidak percaya sm dia sewaktu dia bilang buku agamanya masih di ibu guru sementara besoknya dia ada hafalan...
Maafin mimi ya de...'

Friday, October 24, 2008

I WISH - pravsworld






I wish I could see through your eyes
So I would know what you like to see.

I wish I knew your wishes,
So I could give you everything you want.

I wish I dreamed the same dreams you do,
And together we could make them come true.

I wish I knew what makes you happy,
So I could make you the happiest person in the whole world.

And lastly, I wish I were a cell in your blood,
So I would be sure I was somewhere in your heart.

......

Monday, August 25, 2008

RENCANA RAMADHAN





Rencana Ramadhan Pak Gaul

Oleh Bahtiar HS


Siang terik menyengat seperti lidah-lidah api. Daun kecoklatan berguguran di terpa angin musim kemarau yang kering. Kemarau yang aneh, karena sesekali hujan meningkahi barang satu dua kali dalam dua minggu. Setidaknya mendung memayung bergelayut di langit, menjadikan panasnya meningkat serupa bara api dari batok kelapa yang diletakkan tepat di ubun-ubun.

Namun untunglah kami memiliki seorang dewa penolong. Pak Gaul namanya. Aku bahkan tidak tahu siapa nama dia sebenarnya. Ia akan datang di saat yang genting itu dari ujung gang, kemudian lewat depan rumah. Suara teng-teng dari alat musik yang dia mainkan seperti bedug Maghrib yang mengundang orang untuk keluar menuju masjid. Tetapi, teng-teng Pak Gaul akan membuat seisi gang tempat tinggalku berhamburan keluar rumah dengan mangkok di tangan. Mereka akan real antri untuk mendapatkan semangkok bakso lezat, yang akan mengobati kering tenggorokan, laksana manna Dan salwa yang membuat Bani Israel tidak akan lapar selamanya.

Bakso Pak Gaul adalah bakso langganan seisi gang kami, bahkan seluruh komplek perumahan ini. Baksonya lezat, dijamin halal, bebas formalin, borax, Dan campuran tikus. Rasanya menyantapnya setiap Hari tak akan membuat bosan sedikitpun. Es kelapa mudanya juga ditanggung sedap dengan degan yang masih segar.

Saat ini bulan Sya'ban telah tiba. Dan siang itu, Pak Gaul telah berhenti di depan rumah. Kami memesan bakso Dan degan segarnya.

“Ramadhan nanti tetap jualan, kan, Pak?” tanya isteriku. Berbuka dengan bakso Dan es degan Pak Gaul rasanya akan membuat dahaga seharian sirna seketika.

“Ya, itulah masalahnya, Bu,” jawab Pak Gaul sambil mengupas sebutir kelapa muda.

“Apa masalahnya, Pak?” tanya ibunya anak-anak lebih lanjut.

“Kalau saya jualan siang Hari, kan nggak enak?” kata tukang bakso itu. Setelah menuang air kelapa, IA kini menyerut daging kelapa muda Dan memasukkannya ke dalam mangkok. “Malu, Bu! Orang-orang pada puasa, saya malah jualan makanan siang-siang.”

“Ya jualannya jangan siang, Pak. Sore saja menjelang orang berbuka.”

“Kalau sore Hari pas orang berbuka, saya mesti lari-lari kalau mau shalat setelah melayani orang-orang beli bakso. Kadang saya terpaksa shalat di pos satpam, mushala, numpang di rumah orang. Terburu-buru lagi. Sama sekali nggak enak, Bu.”

“Ya juga sih. Lantas rencana Pak Gaul Ramadhan nanti apa?”

Laki-laki itu sejenak seperti berpikir. Tak lama sambil menyerahkan kelapa muda pesanan kami IA menjawab. “Saya rencana prei nggak jualan dulu, Bu.”

“Lho, pasti banyak yang protes tuh Pak!”

“Saya tahu, Bu,” sahut lelaki itu. Ia kini menyiapkan dua mangkok bakso pesanan kami. “Langganan saya di kampung sebelah malah bilang, kalau saya nggak jualan saat Ramadhan nggak bakal dapat sangu lebaran, lho! Begitu katanya.”

“Benar tuh, Pak! Memangnya Pak Gaul nggak bakal kerja apa-apa selama Ramadhan?”

“Ya, nggak sih, Bu,” Pak Gaul tersenyum. Ia lalu mengambil kuah bakso dari panci besar di rombongnya. Asap mengepul dengan aroma yang membuat air liur membanjir. “Saya rencana nanti mengantar anak-anak sekolah. Ada langganan di perumahan sebelah yang menawari saya mengantarkan anak-anaknya. Jadi, saya bisa mengantar mereka pagi Dan menjemput pulang siang Hari.”

Dua buah mangkok kini berpindah tangan.

“Lha, penghasilannya kan tetap berkurang dong, Pak?”

“Ya, nggak apa-apa, Bu,” sahut Pak Gaul tersenyum sambil menerima uang dari isteriku Dan menyerahkan kembaliannya. “Meskipun penghasilan lebih sedikit, tetapi kan saya bisa lebih konsentrasi dalam beribadah di bulan Ramadhan nanti.”

“Wah, kalau memang rencananya seperti itu, kami dukung, Pak!”

***

Usia Kita telah berbilang tahun. Telah berpuluh kali Ramadhan datang Dan pergi dari kehidupan Kita. Tetapi, saya yakin, seyakin-yakinnya bahwa Kita tidak pernah mempersiapkan kedatangan bulan yang mulia itu dengan sebaik-baik menyambut tamu istimewa. Ia telah datang Dan pergi dari sisi Kita dengan begitu saja. Ia telah berulang kali menjadi bagian hidup Kita, menjadi momen paling krusial untuk melebur dosa yang Ada Dan menjadikan Kita serupa bayi kembali. Tetapi, kesempatan demi kesempatan itu seperti lewat sekadar Kita jalani sebagai rutinitas belaka. Akibatnya, sebagaimana air di daun talas, IA tak memberi bekas mendalam dalam diri Kita. Bukan apa. Itu semua karena Kita sendirilah yang telah mengabaikannya begitu rupa.

Padahal Rasulullah SAW telah menyatakan bahwa bergembira saja terhadap datangnya Ramadhan, tamu istimewa itu, Allah SWT mengharamkan jasad Kita terjilat api neraka. Apalagi jika Kita bisa menyikapinya lebih dari sekadar 'bergembira'.

Jadi, apa rencana Anda pada bulan Ramadhan yang akan datang sebentar lagi?

Apakah Anda akan mengurangi jam kerja, dari 8 jam menjadi 5 jam sehari, dari 6 Hari kerja menjadi 4-5 Hari saja? Apakah Anda akan meliburkan diri dari shift malam? Apakah Anda tak berniat lembur lagi selama sebulan? Apakah Anda akan berpindah atau berganti pekerjaan yang lebih ringan sehingga tak mengantuk ketika Tarawih? Ataukah Anda akan mengalihkan pekerjaan di kantor untuk dikerjakan di rumah saja? Apakah Anda akan mengajukan cuti pada 10 Hari terakhir, 20 Hari terakhir, atau kalau perlu, sebulan penuh untuk tidak bekerja?

Jika tak Ada yang Kita lakukan untuk menyambut Ramadhan kecuali hanya sekadar merasa gembira saja – dan untuk itu sangatlah mudah – maka sungguh kita kalah dengan Pak Gaul, tukang bakso yang biasa lewat di depan rumah kami. Ia, yang begitu sederhana itu, rela tidak berjualan bakso yang larisnya minta ampun selama bulan Ramadhan – dan untuk itu ia akan kehilangan penghasilan bakso sebulan. Ia rela berganti pekerjaan hanya untuk antar-jemput anak-anak sekolah. Itu semua semata-mata agar ia bisa berkonsentrasi melakukan ibadah selama Ramadhan.

Betapa pikiran yang begitu sederhana, bukan? Tetapi yang sederhana itu sebenarnya bermakna sangat dalam: Pak Gaul telah melampaui batas “sekadar gembira” saja menyongsong bulan penuh berkah ini. Ia telah menyambut Ramadhan, tamu agung itu, tak sekadar dengan sesungging senyum, hati berbunga atau persiapan yang ala kadarnya. Ia telah menyambut Ramadan dengan segenap cintanya yang sederhana; yang pada kenyataannya sungguh tidaklah sederhana.

Untuk rencananya itulah, kami tak perlu merasa kehilangan jika ia tak akan muncul di ujung gang dengan teng-teng-nya yang membahana selama sebulan penuh. Kami rela 'puasa' menyantap bakso Pak Gaul selama Ramadhan, karena kami tahu ia ingin menjamu tamu istimewa ini dengan among-tamu yang istimewa pula.

Nah, bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah punya rencana Ramadhan seperti Pak Gaul?



Selamat Menunaikan ibadah puasa Ramadhan ya.... Mohon Maaf atas kesalahan yang sengaja dan atau tidak sengaja yang sudah mimi and kluarga perbuat kepada kamu semuanya...

Friday, July 25, 2008

LOVELY - 24 JULY 2008 in MY OFFICE




Glitter Photos
[Glitterfy.com - *Glitter Photos*]

I only have 1 wish .... "Hope all my other wishes will come true...." he..he..he...

Going to office with cheers full in my face coz Today is my Big Day..

Then when I reach my desk, there is a package of Cake from Hotel NiKo, I opened it and see lovely Green Cake..... And surprised this cake is from my Boss ... "Thanks ya Boss, you are the Best Boss in my life"

An hour later when I'm working in the morning just like usually, Tante Risna, Tante Ayu and Tante Melva walking in to my room and they are singing "HaPpY BirThday song" ala Ruben Style...... oooooooo So Sweeeeeeeeetttttt..... Thanks cinta.... Love you all.......





















Mimi Said :

..... I Love you all.. Thanks for making today as a big lovely day for me .....

Monday, June 30, 2008

End of June 2008





..... NO ONE....

I just want u close. Where You can stay forever
You can be sure. That it will only get better.
You and Me Together, through the days and nights
I don’t want to worry cause everything gonna be alright
People keep talking, they can say what they like
But all I know is everything’s gonna be allright

No one can get in the way of what I’m feeling
No one can get in the way of what I feel for you
You can get in the way of what I feel for you

When the rain is pourinh down, and my Heart is hurting
You will always be around, This I know for certain

I don’t worry cause everythings gonna be allright
People keep talking, they can say what they like
But all I know is everything’s gonna be allright

I know some people search the world
To find something like what we have
I know people will try, Try to devide
Something so real, so till the end of time
I’m telling you that
....


Mimi Said :

" I believe those words that everything’s will gonna be allright especially if you have done everything in the right way... so keep do the best you could...

Thursday, June 19, 2008

CICI MIKA IN ACTION








cici dah gede ya......


Celotehan Malamnya Cici Mika :

"Mudah2an mika gak digigit lebah ya mi, soalnya Mika keik taman bunga colourfull and banyak bunganya...."

Friday, May 30, 2008

DEDE IPINK



"Cinta datang dari lahir, sebuah pegangan, dan ikatan antara dua jiwa, yang telah bertemu bahkan sebelum mereka muncul di dunia. Ketika mereka berada di dunia, mereka terus mencari dan menemukan satu sama lain. Begitu mata mereka bertemu, mereka sepertinya sudah saling kenal satu sama lain selama ribuan abad.







Hi smuanya..... cici mika dah punya ade doooong..... namanya ADE iPinG, lutu deh
liat aja foto2na.... keik cici kan...???? Ndut and Mbul...... he..he..he...


Celotehan Malamnya Cici Mika :

" Mi.. Dede ipink nanti skolahnya bareng cici mika ya, biar cici bisa jagain ....." wuiiihhh segitu sayangnya sama dede...... trus mimi gak dijagain lagi nih..????

Tuesday, April 22, 2008

CICI MIKA KANGEN NIH.............





Waduhh dah lama sekali niy gak updet "RUMAH BETAWI".... bukan maksud hati ingin melupakan, bukan juga ingin jauh dari auntie2 n uncle2 n dede' n abang, kakak cici smua yg dah nyempetin berkunjung kesini.... tapi memang lagi mati ide niy....... he..he..he...

Sebenernya cici mau crita banyak, tapi miminya sekarang dah sibuuuuuuuk banget deh jadinya cici kacian untuk gangguin mimi....

Sekarang cici posting foto2 cici aja kali ya biar sedikit bisa hilangin rasa kangen








Celotehan Malamnya Cici Mika :

"Mi.... Cici mau ganti tas sama alat2 sekolahnya yang gambar NARUTO..... beliin ya mi...." Fuuuuuiiiiihhhhhh cici bukannya ceweq ? kok pake naruto???????